15 Hal Terbaik untuk Dilakukan di Savannah, Georgia
Datanglah untuk melihat alun-alun yang menawan, tinggal untuk cerita hantu, dan jatuh cinta secara tidak sengaja dengan Savannah.
Jelajahi jalan-jalan di Savannah, Georgia, di mana pohon ek megah, alun-alun bersejarah, dan arsitektur elegan menciptakan suasana yang sulit untuk ditolak. Kota ini terkenal tidak hanya karena sejarahnya yang menarik dan pesona Selatan yang tak terbantahkan, tetapi juga karena banyaknya hal yang dapat dilihat dan dilakukan oleh pengunjung. Ambil waktu untuk berjalan-jalan di distrik bersejarah, kunjungi landmark ikonik, jelajahi taman-taman indah, dan cari beberapa cerita hantu setelah gelap. Dari mengagumi rumah-rumah megah hingga menjelajahi pemakaman yang diselimuti lumut, Savannah menawarkan sesuatu untuk hampir setiap jenis pelancong. Dengan begitu banyak atraksi yang dikemas dalam satu kota yang menawan, memilih dari mana memulai bisa menjadi tantangan. Kami telah menyiapkan hal-hal yang dipilih khusus untuk dilakukan di Savannah, Georgia.
Jelajahi Forsyth Park
Forsyth Park adalah salah satu ruang publik paling terkenal di Savannah dan mencakup 30 acre di Distrik Bersejarah. Fitur paling dikenal dari taman ini adalah air mancur putih Forsyth yang terkenal, yang dipasang pada tahun 1858. Saat Anda berjalan-jalan di taman, Anda juga akan menemukan monumen bersejarah, jalur pejalan kaki, lapangan olahraga, ruang terbuka hijau, dan Taman Wangi untuk tuna netra. Taman ini adalah tempat yang bagus untuk melambat, menikmati kopi, dan melihat aktivitas sehari-hari Savannah.
Lokasinya yang sentral juga membuatnya nyaman untuk menjelajahi landmark terdekat, termasuk Museum Rumah Mercer-Williams dan Rumah Sorrel-Weed. Pada pagi hari Sabtu, ujung selatan Forsyth Park menjadi sangat hidup dengan Pasar Petani Forsyth, di mana vendor lokal menjual makanan, minuman, dan barang-barang lainnya.
Ikuti Tur Sejarah Savannah
Tur sejarah adalah salah satu cara termudah untuk belajar tentang orang-orang, peristiwa, arsitektur, dan legenda yang membentuk Savannah. Berbagai tur memenuhi minat yang berbeda, termasuk arsitektur bersejarah, fotografi, landmark terkenal, pemakaman, dan, tentu saja, hantu.
Tur berjalan kaki melalui Distrik Bersejarah dan Pemakaman Bonaventure adalah pilihan populer, sementara tur trem menawarkan cara yang lebih santai untuk menjelajahi situs-situs bersejarah di kota ini. Perusahaan seperti Old Savannah Tours dan Old Town Trolley menyediakan tur wisata di sekitar Savannah.
Dan kemudian ada tur hantu. Savannah memiliki reputasi sebagai salah satu kota paling berhantu di Amerika Serikat, jadi tur malam hari adalah pilihan menyenangkan bagi para pelancong yang menikmati sejarah mereka dengan sedikit cerita menyeramkan di sampingnya.
Kunjungi Katedral Basilika St. Yohanes Pembaptis
Basilika Katedral St. Yohanes Pembaptis adalah salah satu landmark paling mengesankan di Savannah, berdiri di samping Lafayette Square. Jemaat ini berasal dari akhir abad ke-18, sementara katedral saat ini dibangun pada akhir abad ke-19.
Masuklah ke dalam dan Anda akan menemukan interior yang rumit dengan marmer Italia, karya seni yang terperinci, jendela kaca patri yang megah, dan detail arsitektur yang menjulang mengingatkan pada katedral Eropa. Bahkan pengunjung yang tidak terlalu tertarik pada arsitektur religius akan menemukan banyak hal untuk dikagumi di sini.
Jelajahi Pemakaman Bonaventure
Menutupi lebih dari 100 hektar, Pemakaman Bonaventure menciptakan pemandangan yang mencolok dengan makam-makam bersejarah, monumen yang rumit, jalan setapak yang berkelok-kelok, dan pohon ek yang ditutupi lumut Spanyol. Terletak di sebelah timur Savannah, tempat ini dikenal karena suasananya yang atmosferis serta sejarahnya.
Di antara orang-orang yang dimakamkan di pemakaman ini adalah penyair pemenang Hadiah Pulitzer, Conrad Aiken, dan penulis lagu kelahiran Savannah, Johnny Mercer. Tidak jauh dari situ, Pemakaman Greenwich memiliki hubungan dengan Danny Hansford, yang kematiannya terjalin dengan peristiwa-peristiwa yang digambarkan dalam Midnight in the Garden of Good and Evil karya John Berendt.
Berjalan melalui Bonaventure mengungkapkan memorial yang melintasi generasi sejarah Savannah. Tours berpemandu tersedia bagi pengunjung yang ingin mendapatkan lebih banyak konteks tentang orang-orang, keluarga, dan cerita yang terhubung dengan pemakaman ini.
Bersepeda di Sepanjang Jalan Sungai
River Street, yang membentang di sepanjang Sungai Savannah, menawarkan salah satu pengalaman tepi laut yang paling menyenangkan di kota ini. Jalan berbatu bersejarah ini dipenuhi dengan bekas gudang kapas yang telah diubah menjadi toko, galeri, restoran, pub, dan bisnis lainnya.
Jalan-jalan santai di sepanjang tepi sungai, jelajahi toko-toko, saksikan kapal-kapal melintas, atau cukup temukan tempat untuk menikmati pemandangan. Di malam hari, area ini menjadi lebih hidup saat restoran dan bar penuh, dan hiburan lokal menambah suasana. Ini adalah tempat yang mudah untuk dijelajahi tanpa rencana yang ketat—yang terkadang adalah jenis rencana terbaik.
Tur Rumah Old Sorrel-Weed
Rumah Old Sorrel-Weed adalah sebuah mansion Revival Yunani yang mengesankan yang menggabungkan arsitektur Savannah dengan sejarah yang menarik dan banyak cerita hantu. Dibangun sekitar tahun 1840 untuk pedagang Francis Sorrel, rumah ini kemudian menjadi terkait dengan Jenderal Moxley Sorrel, yang menghabiskan sebagian masa kecilnya di sana sebelum bertugas selama Perang Saudara.
Mansion ini juga menarik perhatian karena hubungannya dengan budaya populer dan penyelidikan paranormal. Rumah ini muncul dalam film Forrest Gump dan telah lama dikaitkan dengan cerita aktivitas yang tidak dapat dijelaskan.
Pengunjung dapat memilih dari tur sejarah dan arsitektur, tur hantu, dan penyelidikan paranormal. Tur siang hari lebih fokus pada sejarah dan arsitektur properti, sementara pengalaman malam hari lebih menekankan pada reputasinya yang terkenal menyeramkan.
Kunjungi Owens-Thomas House & Slave Quarters
Rumah Owens-Thomas & Kamar Budak menawarkan pandangan penting tentang kontras mencolok antara rumah tangga kaya dan kehidupan orang-orang yang diperbudak di Savannah abad ke-19. Dibangun pada awal abad ke-19, rumah ini kemudian dimiliki oleh George Welshman Owens, seorang pengacara kaya, politikus, dan pemilik perkebunan.
Saat ini, properti tersebut berfungsi sebagai museum rumah bersejarah. Pengunjung dapat menjelajahi ruangan elegan yang menampilkan perabotan periode, detail arsitektur, dan elemen dekoratif sambil juga melihat ruang-ruang yang dilestarikan terkait dengan orang-orang yang diperbudak yang tinggal dan bekerja di sana.
Museum ini tidak hanya menampilkan sebuah rumah bersejarah yang indah; ia juga memeriksa realitas sosial dan ekonomi yang rumit di baliknya. Pameran dan tur berpemandu membantu pengunjung memahami pengalaman orang-orang yang menempati properti tersebut, menjadikannya sebagai tempat penting bagi siapa saja yang tertarik dengan sejarah Savannah.
Jelajahi Monumen Nasional Fort Pulaski
Monumen Nasional Fort Pulaski adalah contoh mengesankan dari rekayasa militer abad ke-19. Terletak di antara Savannah dan Pulau Tybee, benteng ini memiliki dinding bata besar, struktur pertahanan, parit, dan tanah bersejarah.
Pengunjung dapat menjelajahi benteng yang terpelihara dan belajar tentang peran benteng selama Perang Saudara, termasuk Pertempuran Fort Pulaski tahun 1862. Program ranger dan pameran memberikan wawasan tambahan tentang sejarah militer situs ini.
Setelah menjelajahi benteng, Anda dapat melanjutkan menuju Pulau Tybee untuk perubahan suasana. Kombinasi ini membuat Fort Pulaski menjadi tambahan yang mudah untuk sehari menjelajahi lingkungan pesisir Savannah.
Habiskan Waktu di Pulau Tybee
Terletak sekitar 18 mil dari Savannah, Pulau Tybee adalah tempat pelarian pesisir yang populer dikenal karena pantainya yang berpasir, mercusuar bersejarah, dan suasana santainya. Pulau ini menawarkan beberapa cara untuk menikmati pantai, apakah Anda ingin bersantai di pantai, menjelajahi atraksi lokal, atau keluar ke air.
Pecinta sejarah dapat mengunjungi Stasiun Lampu dan Museum Pulau Tybee, sementara mereka yang tertarik pada kehidupan laut dapat memeriksa Pusat Ilmu Kelautan Pulau Tybee. Restoran makanan laut di sekitar pulau juga menjadikannya tempat yang menggoda untuk makan siang atau makan malam.
Untuk pengalaman yang lebih petualangan, pengunjung dapat melakukan perjalanan perahu menuju Pulau Little Tybee untuk peluang seperti mengamati burung dan mencari kerang di pantai. Dengan campuran alam, sejarah, dan aktivitas tepi laut, Pulau Tybee dengan mudah menjadi salah satu atraksi Savannah, Georgia yang paling menyenangkan.
Tonton Pertunjukan di Teater Savannah
Terletak dekat Chippewa Square, Teater Savannah yang bersejarah adalah salah satu tempat hiburan paling terkenal di kota ini. Teater ini memiliki sejarah panjang yang dimulai pada awal abad ke-19 dan telah menyelenggarakan banyak pertunjukan selama bertahun-tahun.
Lobby bangunan ini menampilkan foto-foto bersejarah, artefak, dan potongan koran yang memberikan gambaran tentang masa lalu teaternya. Saat ini, pengunjung dapat menghadiri produksi langsung, pertunjukan musik, acara komedi, dan acara musiman.
Interior teater yang telah dipugar dengan indah merupakan daya tarik tersendiri, sementara pertunjukan Natalnya telah menjadi tradisi musiman yang populer. Periksa jadwal terkini sebelum berkunjung, karena pertunjukan dan acara bervariasi sepanjang tahun.
Temukan Museum Seni Afrika Savannah
Museum Seni Afrika Savannah menawarkan pengunjung kesempatan untuk menjelajahi tradisi artistik dan warisan budaya Afrika Barat dan Tengah. Koleksinya mencakup lebih dari 1.000 objek, termasuk topeng, patung, tekstil, keramik, serta objek upacara dan sehari-hari.
Tours berpemandu memberikan konteks tambahan tentang sejarah, makna, tradisi, dan keyakinan yang terkait dengan karya-karya yang dipamerkan. Museum ini buka dari Rabu hingga Sabtu, dengan tur berpemandu tersedia selama jam kunjungan.
Terletak di luar Distrik Bersejarah Savannah, museum ini menyediakan pengalaman budaya yang lebih tenang jauh dari beberapa atraksi kota yang lebih ramai. Ini adalah pemberhentian yang berharga bagi para pelancong yang ingin menambahkan sesuatu yang berbeda ke dalam rencana perjalanan mereka di Savannah.
Jelajahi Situs Bersejarah Wormsloe State
Situs Sejarah Negara Wormsloe menampilkan salah satu pemandangan paling terkenal di Savannah: sebuah jalan indah yang dikelilingi oleh pohon oak besar dan lumut Spanyol. Pintu masuk yang dramatis mengarah ke reruntuhan tabby Wormsloe, bekas perkebunan kolonial Noble Jones.
Jones tiba di Georgia pada tahun 1733 bersama James Oglethorpe dan kelompok pertama pemukim dari Inggris. Saat ini, situs ini melestarikan reruntuhan, pameran museum, jalur alam, dan fitur-fitur lain yang terkait dengan sejarah kolonial daerah tersebut.
Pengunjung dapat menjelajahi jalur alam interpretatif sepanjang tujuh mil, belajar tentang kehidupan kolonial melalui program-program sejarah, dan mengunjungi museum. Tur shuttle juga menyediakan cara mudah untuk mengalami jalan yang terkenal dikelilingi pohon oak sambil belajar tentang sejarah situs ini.
Kunjungi Gereja Baptis Afrika Pertama
Gereja Baptis Afrika Pertama memiliki tempat yang penting dalam sejarah Savannah dan sejarah orang Afrika Amerika. Didirikan oleh Pendeta George Liele pada tahun 1773, gereja ini adalah salah satu jemaat Baptis Afrika Amerika tertua di Amerika Utara.
Di dalam gereja, pengunjung dapat melihat fitur-fitur bersejarah termasuk jendela kaca patri, perlengkapan pencahayaan asli, balkon, dan kolam baptis. Gereja ini juga terhubung dengan sejarah Savannah selama era Jalur Kereta Api Bawah Tanah.
Terletak dekat Pasar Kota, gereja ini menawarkan tur terpandu yang memberikan wawasan tentang signifikansi religius, budaya, dan sejarahnya. Pengunjung harus memeriksa jadwal tur terkini sebelum merencanakan kunjungan mereka.
Jelajahi Pasar Kota Savannah
Pasar Kota Savannah menggabungkan belanja, bersantap, seni, hiburan, dan sejarah di beberapa blok di Distrik Bersejarah. Bangunan bersejarah kini menjadi rumah bagi butik, restoran, galeri, bar, dan bisnis lainnya, sementara musik live seringkali menambah suasana yang meriah.
Pasar ini juga merupakan tempat yang nyaman bagi pengunjung yang menjelajahi Savannah dengan berjalan kaki atau mengikuti tur wisata. Pada malam hari, area ini menjadi lebih ramai saat restoran dan bar di sekitarnya menarik perhatian penduduk lokal dan pengunjung.
Namun, area ini memiliki sejarah yang jauh lebih rumit di balik suasana hiburan modernnya. Gedung Montmollin, yang pernah berdiri di area Pasar Kota, terkait dengan pembelian dan penjualan orang-orang yang diperbudak. Mempelajari sejarah ini menambah konteks penting bagi pasar modern dan Savannah secara keseluruhan.
Jelajahi Museum Rumah Mercer-Williams
Mercer-Williams House Museum adalah kombinasi yang menarik antara arsitektur, barang antik, dan sejarah Savannah. Rumah ini awalnya dipesan oleh Jenderal Hugh W. Mercer dan kemudian dibeli oleh Jim Williams, seorang dealer barang antik terkemuka di Savannah.
Williams menjadi terkenal secara internasional melalui buku John Berendt Midnight in the Garden of Good and Evil, yang mengeksplorasi pembunuhan Danny Hansford pada tahun 1981 dan kasus hukum yang melibatkan Williams. Kisah ini membantu menjadikan rumah tersebut salah satu properti bersejarah paling dikenal di Savannah.
Pengunjung dapat mengikuti tur berpemandu di rumah tersebut dan mengagumi furnitur, barang antik, karya seni, dan detail arsitektural dari periode tersebut. Museum ini memberikan gambaran tentang kehidupan orang-orang yang terhubung dengan properti tersebut sambil menambahkan bab menarik lainnya ke dalam daftar panjang cerita Savannah.
Pesan menginap di Relax Inn Savannah untuk akomodasi yang nyaman dengan akses mudah ke belanja, bersantap, dan atraksi populer di Savannah.

